|
Menghindari Propaganda Islam Radikal Terhadap Remaja
Jakarta, 28-29 Agustus 2010 Lazuardi Birru mengadakan diskusi dan sharing bersama Salam UI dengan tema Menghindari
Propaganda Islam Radikal Terhadap
Remaja. Dalam rangka memperingati peristiwa Nuzulul Qur'an yang jatuh pada tanggal
17 Ramadhan, Lazuardi Birru bekerjasama dengan Salam UI (Nuansa Islam Mahasiswa Universitas Indonesia) berupaya memfasilitasi mahasiswa/i untuk
mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan yang positif.
Untuk itu Lazuardi Birru
dan Salam UI mengadakan Peringatan Nuzulul Qur'an dengan Pelatihan ESQ yang dikemas secara menarik namun pelatihan
berbobot dengan tema "BERSEMILAH DAMAI DI RAMADHAN WITH LAZUARDI BIRRU
& SALAM UI". Kegiatan ini
akan dihadiri
sebanyak 400 mahasiswa/i Depok dan
sekitarnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka
Lazuardi Birru dan Salam UI berinisiatif melakukan kegiatan pelatihan yang mengingatkan kembali mahasiswa muslim bahwa
Islam diturunkan sebagai
agama yang mengajarkan perdamaian,
saling menyayangi sesama manusia dan melarang segala
bentuk kekerasan terutama perilaku Islam radikal. Untuk mencapai tujuan
tersebut, Mahasiswa/i diberikan pelatihan
yang dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dengan membacanya dan memahami tiap
arti yang tersirat di dalamnya dengan
benar dan dapat di pertanggung-jawabkan.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan
mahasiswa/i dapat memaknai ayat Qur'an sebagai pedoman hidup umat
muslim yang bertujuan membawa kedamaian dan rasa toleransi kepada semua komponen masyarakat agar terhindar dari Islam radikal sesuai dengan sifat
Islam yang Rahmatan lil 'Alamin. Konsep ini akan
terus di kembangkan dalam kegiatan pembinaan yang diadakan setiap bulan sebagai tindak
lanjut dari kegiatan Nuzulul Qur'an
Lazuardi Birru menyadari bahwa remaja dengan berbagai
persoalannya pada saat ini sangat
rentan terhadap propaganda aksi kekerasan. Untuk itu diharapkan kegiatan ini mampu
memberikan pencerahan dan pemahaman yang lebih mendalam agar generasi muda mampu
berfikir kritis dan bersikap rasional
dalam menolak berbagai ajakan untuk terlibat dalam kekerasan serta gerakan Islam radikal. Sehingga stigma bahwa remaja muslim lekat dengan berbagai aksi kekerasan dan islam radikal
akan terhapus melalui pelatihan ini.
Remaja muslim yang berpartisipasi dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi remaja-remaja lainnya untuk membangun budaya damai dan
menolak berbagai aksi kekerasan serta Islam radikal.
Pesantren kilat ini juga diisi
dengan berbagai kegiatan antara lain yaitu:
a. Pelatihan
ESQ
Training ESQ 165 pimpinan Dr. H. C Ary Ginanjar A
akan diberikan kepada mahasiswa selama kegiatan ini yang bertujuan untuk memberikan refleksi diri akan
hakikat keberadaan manusia, keberadan Allah, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Pelatihan ini juga bertujuan
untuk mendekatkan diri kepada Qur'an dan menumbuhkan pribadi yang cinta damai kepada sesama
dan menolak segala aksi bentuk
tindak kekerasan serta Islam radikal.
b. Sosialisasi
Lazuardi Birru
Bertujuan untuk memperkenalkan Lazuardi Birru sebagai sebuah
organisasi sosial dan non-profit yang melakukan kampanye agar generasi muda muslim
Indonesia dapat membangun budaya damai dan
menghindari berbagai aksi kekerasan serta gerakan Islam radikal.
c. Acara Musik
Acara musik menampilkan Grup Debu, Opick
dan Gradasi.
d. Dialog Ramadhan
Dialog Ramadhan dalam bentuk diskusi dua arah dengan
tema "Bersemilah Damai di Ramadhan"
menghadirkan pembicara yang
berkualitas dan berkompeten yaitu Noorhuda Ismail (pengarang buku "Temanku Teroris"),
Nasir Abas (mantan Jama'ah Islamiyah), dan dipandu oleh Rico Ceper (artis).
Untuk informasi
lebih lanjut, silakan hubungi:
Praga Adidhatama
hp 0812 8222 7053
Rosita Erdiyani
Hp 0857 1091 0088
facebook: lazuardi.birru
YM: lazuardi.birru
|